Rabu, 04 Desember 2019

Teori Motivasi MC. Clelland

Teori kebutuhan McClelland (McClelland’s Theory of needs) dikembangkan oleh David McClelland dan rekan-rekannya. Teori ini berfokus pada tiga kebutuhan  yaitu kebutuhan pencapaian (need for achievement), kebutuhan kekuasaan (need for power), dan kebutuhan hubungan (need for affiliation).
Konsep Teori Kebutuhan McClelland
Teori kebutuhan McClelland menyatakan bahwa pencapaian, kekuasaan/kekuatan dan hubungan merupakan tiga kebutuhan penting yang dapat membantu menjelaskan motivasi. Kebutuhan pencapaian merupakan dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, dan berjuang untuk berhasil. Kebutuhan kekuatan dapat membuat orang lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya, dan kebutuhan hubungan merupakan keinginan antarpersonal yang ramah dan akrab dalam lingkungan organisasi.
Bagaimana Kebutuhan-kebutuhan ini mempengaruhi Perilaku ?
McClelland menjelaskan bahwa setiap individu memiliki dorongan yang kuat untuk berhasil. Dorongan ini mengarahkan individu untuk berjuang lebih keras untuk memperoleh pencapaian pribadi ketimbang memperoleh penghargaan. Hal ini kemudian menyebabkan ia melakukan sesuatu yang lebih efisien dibandingkan sebelumnya. Dorong pertama ini dapat disebut sebagai nAch yaitu kebutuhan akan pencapaian.
Kebutuhan kekuatan (nPow) merupakan keinginan untuk memiliki pengaruh, menjadi yang berpengaruh, dan mengendalikan individu lain. Dalam bahasa sederhana, ini adalah kebutuhan atas kekuasaan dan otonomi. Individu dengan nPow tinggi, lebih suka bertanggung jawab, berjuang untuk mempengaruhi individu lain, senang ditempatkan dalam situasi kompetitif, dan berorientasi pada status, dan lebih cenderung lebih khawatir dengan wibawa dan pengaruh yang didapatkan ketimbang kinerja yang efektif.

Rabu, 27 November 2019

Observasi Perubahan yang ada di Kampus Unima tentang cara berpakaian

Cara berpakaian merupakan hal yang harus di perhatikan dalam kehidupan sehari hari dan jga hal terpenting  bagi manusia. Namun pada zaman sekarang banyak orang tidak lagi memperhatikan cara mereka berpakaian khususnya yang ada di Kampus unima  in kita harus melalukan perubahan cara berpakaian dan cara mereka berpenampilan dengan cara membuat peratuaran peratuaran agar mereka  tidK lagi memakai pakaian yang membuka aurat mereka, memakai calana robek robek,rok mini khusus nya wanita san lain lain. Dan juga mereka haris memperhatikan cara mereka berpenampilan agar tidak teelalu norak seperti memakai lipstik terlalu tebal dan make up terlalu banyak 
Dengan memeberika sanksi  bagi yang melanggar nya. Agar mereka bisa mematuhi peraturan yang ada di kampus  Unima ini dengan ada nya perubahan in kampis Unima juga akang lebih berkembang

Sabtu, 16 November 2019

konsep Konsep Sosiologi



KONSEP KONSEP 

SOSIOLOGI


1. Interaksi Sosial adalah suatu hubungan timbal balik untuk mancapai suatu keinginan, tujuan maupun penyampaian maksud untuk hidup bersama dengan manusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
2. Kontak sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Kontak sosial merupakan awal terjadinya interaksi social baik dilakukan secara langsung ataupun tidak.

3. Integrasi (integration) adalah suatu proses pengembangan masyarakat dimana segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan serta secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi.
4. Disintegrasi adalah suatu keadaan dimana tidak ada keserasian pada bagian-bagian dari suatu kebulatan yang dikarenakan adanya pertentangan-pertentangan. Disintegrasi dapat dirumuskan sebagai suatu proses berpudarnya norma-norma dan nilai-niai dalam masyarakat karena peubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan.

4. Komunikasi adalah “suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
5. Konflik sosial adalah suatu keadaan masyarakat yang mengalami suatu pertikaian antara anggotanya yang mengakibatkan terancamnya keutuhan msyarakat tersebut yang dilator belakangi dengan perbedaan kepentingan antar anggota.

6. individu adalah orang, seorang, pribadi atau perseorangan.
7. Organisasi merupakan artikulasi dari bagian-bagian yang merupakan suatu kesatuan fungsional. Yang mana bagian-bagian yang dimakasud adalah kumpulan dari beberapa anggota yang membentuk suatu komunitas.

8.  Akulturasi adalah peleburan dua unsure kebudayaan yang berbeda tanpa menghilangkan ciri khas kebudayaan masing-masing

 9. Norma (norm) adalah standar perilaku.

10. NILAI Nilai adalah gagasan mengenai apakah pengalaman berarti atau tidak berarti. Nilai mengarahkan perilaku dan pertimbangan seseorang.

11. WEWENANG Wewenang adalah kekuasaan yang ada pada seseorang atau sekelompok orang, yang mempunyai dukungan atau mendapat pengakuan dari masyarakat.
12. LINGKUNGAN Lingkungan adalah (1) daerah (kawasan dsb) yg termasuk di dalamnya; (2) bagian wilayah dl kelurahan yg merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa
13. Agama merupakan pedoman hidup untuk meraih kebahagiaan disunia dan diakhirat. Sebagai umat beragama, seseorang harus menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan Tuhan.
14. Kelompok sosial Salah satu penggunaan istilah mengartikan kelompok sebagai setiap kumpulan manusia secara fisik yang tidak memiliki ikatan kebersamaan apa-apa, kecuali jarak fisik yang dekat. Pengertian yang kedua adalah sejumlah orang yang memiliki persamaan ciri-ciri tertentu. Pnggunaan lainnya mendefinisikan kelompok sebagai sejumlah orang yang memiliki pola interaksi yang terorganisasi dan terjadi secaraberulang-ulang.
15. Proses Sosial adalah cara berhubungan yang dapat dilihat apabila individu dan kelompok saling bertemu dan menentukan system serta bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada. Atau dengan kata lain, proses social diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama.
16.  Pengendalian social (social control) adalah segenap cara dan proses yang digunakan oleh suatu kelompok atau masyarakat untuk menjamin terciptanya konformitas para anggotanya terhadap harapan kelompok atau masyarakat itu.
17. Perubahan Sosial (Social change) adalah Perubahan dalam struktur social dan jalinan hubungan dalam masyarakat ; seringkali penggunaannya dipertukarkan dengan istilah perubahan budaya.
18. Strata Sosial adalah menurut Drs. Robert M.Z. Lawang adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese dan prestise.

19. Sistem Sosial dapat diartikan sebagai suatu keseluruhan dari unsur-unsur sosial yang berkaitan dan berhubungan satu sama lain serta saling mempengaruhi dalam suatu kesatuan atau kebulatan..

20. Penyimpangan adalah setiap perilaku yang dinyatakan sebagai suatu pelanggaran terhadap norma-norma keelompok atau masyarakat